Sambut Idul Adha ! Ini dia amalan hebat sebelum Sholat Ied..

sunnahsholatiduladhadandalilnyaSambut Idul Adha ! Ini dia amalan hebat sebelum Sholat Ied..

Satu diantara hari Raya bagi ummat Islam adalah hari Raya Idul Adha. Tentu hari yang sangat membahagiakan dimana kita bisa meraup pahala sebanyak-banyaknya dengan melakukan berbagai amalan di 10 hari pertama Bulan Dzulhijjah juga bisa mendapat banyak sekali pahala dengan berqurban.

Salah satu amalan yang tentu sangat rugi untuk dilewatkan itu Sholat Ied. Sudah menjadi kebiasaan kita sebagai ummat Islam dimanapun berada selalu melakukan Sholat ini di lapangan. Semua keluarga berkumpul untuk bersama berjalan menuju lapangan lalu Sholat dan bertemu kerabat dan sahabat disana. Namun taukah, sebelum berangkat Sholat Idul Adha ada beberapa amalan yang bisa anda lakukan untuk menambah pahala lhoo. Gak cuma satu bahkan banyak sekali amalan yang mungkin terasa ringan untuk kita lakukan namun keutamaannya ga bisa diremehkan sama sekali.

Apa aja amalan sebelum berangkat Sholat Idul Adha yang bisa ki ta lakukan?? Yuk simak penjelasan berikut :

10 Amalan Hebat sebelum Sholat Idul Adha
1. Mandi sebelum berangkat

Sebenarnya tanpa dijadikan sunnahpun mandi sudah menjadi kebiasaan setiap manusia yang menyukai kebersihan bukan. Apalagi kalau kita diniatkan untuk menjalankan Sunnah. Tentu menjadi salah satu amalan yang sangat ringan untuk kita lakukan bukan??

Berdasarkan Hadits Rasulullah berikut ini, menjadi alasan mengapa kita baik mandi terlebih dahulu sebelum berangkat :

كَانَ رَسُولُ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- يَغْتَسِلُ يَوْمَ الْفِطْرِ وَيَوْمَ الأَضْحَى

“Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam biasa mandi pada hari raya Idul Fitri dan Idul Adha.” (HR. Ibnu Majah)

2. Memakai Pakaian Terbaik

Perlu diingat, disini pakaian terbaik lhoo. Bukan pakaian baru, banyak sekali orang yang terlalu gengsi untuk memakai pakaian yang lalu hanya karena beralasan pakaian terbaik itu ya pakaian baru. Jadi pakaian yang kita miliki saat ini juga bisa baik kok. Asal kita sesuaikan aja sama penempatan, mau sholat ya pakai yang bersih supaya semakin khusyu’ mengadap Allah.

Sebagaimana hadits dari Hasan As Sibhti:

أمرنا رسول الله صلى الله عليه وسلم في العيدين أن نلبس أجود ما نجد ، وأن نتطيب بأجود ما نجد

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam memerintahkan kami agar pada hari raya mengenakan pakaian terbagus dan wangi-wangian terbaik. (HR. Hakim)

3. Memakai Wewangian

Memakai parfum jangan cuma ketika mau bertemu kawan kawan aja dong. Namun menghadap Allah juga baiknya dalam keadaan yang wangi dan bersih. Apalagi Sholat kan bersampingan jangan sampai samping kita merasa tergangu sama bau badan kita kalau ga pakai minyak wangi. Jangan sampai kalau nongkrong ketemu orang spesial kita memakai wewangian, sedangkan bertemu dengan orang-orang shalih bahkan menghadap kepada Allah dengan bau yang tidak sedap.

Namun untuk wanita jangan memakai wewangian yang berlebih yaa. Jangan sampai wangi itu menimbulkan perhatian bagi jamaah pria yang ada. Bisa-bisa bukanya baik malah menimbulkan Mudharat. Jangan terlalu mencolok wanginya. Karna itu bisa menjadi daya tarik tersendiri yang menyebabkan jamaah laki-laki sulit untuk menundukkan pandangan.

4. Memperbanyak membaca Takbir

Membaca Takbir tentu sangatlah ringat dilisan namun berat di timbangan kelak InSyaaAllah. Jalan disela-selanya kita bertakbir, bukan malah bersenandung lagu. Untuk kali ini coba dimaksimalkan dalam membaca bacaan itu. Semoga makin berkah deh hidup kita.

Hadis dari Abdullah bin Umar, bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Tidak ada amal yang dilakukan di hari yang lebih agung dan lebih dicintai Allah melebihi amal yang dilakukan di tanggal 1 – 10 Dzulhijjah. Oleh karena itu, perbanyaklah membaca tahlil, takbir, dan tahmid pada hari itu.” (HR. Ahmad & Sanadnya dishahihkan Syaikh Ahmad Syakir)

5. Berjalan Kaki

Walau sunnahnya berjalan kaki jangan sampai menjadikan kita terlambat untuk datang sholat yaa. Jangan sampai memberatkan amalan ini terus kita berangkat mepet dari jadwal yang sudah ditentukan. Bisa-bisa terlambat melakukan Sholat.

Sebagaimana hadits dari Ibnu Umar radhiyallahu ‘anhu:

كَانَ رَسُولُ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- يَخْرُجُ إِلَى الْعِيدِ مَاشِيًا وَيَرْجِعُ مَاشِيًا

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam biasa berangkat shalat ‘id dengan berjalan kaki, begitu pula ketika pulang. (HR. Ibnu Majah)

6. Mendengarkan Khutbah

Selesai sholat jangan langsung buru-buru pulang yaa. Kita masih bisa mendengarkan Khutbah yang bermanfaat bagi kita tentunya. Menjadi penyejuk hati juga menjadi tambahan Ilmu bagi kita. Menambah semangat kita untuk terus berbuat baik itu penting banget lhoo. Jadi jangan langsung pulang tapi dengarkan Khutbah dulu yaa.

7. Melewati Jalan yang berbeda ketika Pulang

Ini salah satu hal yang mudah kok, mencari persimpangan lain untuk pulang ke rumah. Jangan melewati jalan yang sama. Tidak harus jauh-jauh bisa juga di persimpangan terdekat.

Sebagaimana hadits dari Jabir radhiyallahu ‘anhu:

كَانَ النَّبِىُّ – صلى الله عليه وسلم – إِذَا كَانَ يَوْمُ عِيدٍ خَالَفَ الطَّرِيقَ

Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam ketika shalat ‘id, beliau lewat jalan yang berbeda saat berangkat dan pulang. (HR. Bukhari)

8. Wanita HAID tetap ke lapangan

Walaupun tidak bisa mengikuti Sholat namun bisa tetap hadir di lapangan untuk memeriahkan Hari Raya ini kok. Bisa juga mendengarkan Khutbah untuk tambahan Ilmu. Tentu menjadi makin berkah kan.

Dari Ummu ‘Athiyah radliallahu ‘anha mengatakan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam memerintahkan kami untuk mengajak keluar gadis yang baru balig, gadis-gadis pingitan, dan orang-orang haid untuk menghadiri shalat Idul Fitri dan Idul Adha…. Saya bertanya: Ya Rasulullah, ada yang tidak memiliki jilbab? Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Hendaknya saudarinya meminjamkan jilbabnya.” (HR. Bukhari dan Muslim)

9. Makan Setelah Sholat Idul Adha

Apalagi kalau anda termasuk orang yang berqurban maka ini menjadi amalan yang sunnah. Berdasarkan fatwa ulama berikut ini :

Ibnu Qudamah rahimahullah berkata,

قال أحمد: والأضحى لا يأكل فيه حتى يرجع إذا كان له ذبح، لأن النبي صلى الله عليه وسلم أكل من ذبيحته، وإذا لم يكن له ذبح لم يبال أن يأكل. اهـ.

“Imam Ahmad berkata: “Saat Idul Adha dianjurkan tidak makan hingga kembali dan memakan hasil sembelihan qurban. Karena Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam makan dari hasil sembelihan qurbannya. Jika seseorang tidak memiliki qurban (tidak berqurban), maka tidak masalah jika ia makan terlebih dahulu sebelum shalat ‘ied.” (Al Mughni, 2: 228)

yang tidak memiliki hewan qurban, jumhur ulama (mayoritas ulama: ulama Hanafiyah, ulama Malikiyah, ungkapan dari Syafi’iyah), disunnahkan untuk tetap menunda makan (sampai shalat id).

10 . Saling Menyapa kepada Sesama Muslim

Nahh amalan satu ini cukup mudah kita lakukan. Apalagi didaerah kita banyak sekali orang baik yang cukup terbiasa menyapa sesama. Ucapkanlah salam, karna perjalanan kita menuju tempat Sholat tentu melewati beberapa orang yang bisa kita ucapkan salam kepada mereka

“Jika kalian diberi salam dalam bentuk apa pun, maka balaslah dengan salam yang lebih baik atau jawablah dengan yang semisal.” (Q.S An-Nisa ayat 86)
Tebar salam kepada sesama ummat islam yaa. Supaya semakin harmonis Ukhwah Islamiyah diantara kita.


Itu tadi beberapa amalan hebat yang bisa kita lakukan di Hari Raya Idul Adha. Bagaimana? Mudah kita lakukan kan? Tidak keberatan untuk melakukannya. Semoga Allah senantiasa mempermudah kita dalam menjalankan setiap SunnahNya Aamiin.

Dan tak lupa, semoga di hari yang baik ini kita bisa mendapatkan banyak sekali pahala. Sehingga kelak kita bisa bersama menuju JannahNya Aamiin.

Yuk salurkan donasi terbaik anda bersama kami. Untuk Pembangunan Rumah Tahfidzul Qur’an Zaid bin Tsabit yang InSyaaAllah dapat mengalirkan Pahala Jariyah sampai hari akhir nanti. Aamiin

Mari Salurkan donasi kalian melalui rekening dibawah ini:
BNI                         : 0378697001
A.n Yayasan Subulussalam Nusantara

Konfirmasi Donasi Melalui
+62 857-9922-2011 (Ustadz Heri)
+62 812-9987-7705 (Ustadz Umar)

Semoga Donasi yang anda berikan dapat menjadi penolong kita diakhirat kelak Aamiin…