MULIAKAN ISTRIMU

MULIAKAN ISTRIMU

Sepintas memang cantik istri kita. Senyumnya bahkan sering menggoda. Jika mulai menata kata sering membuat suami sulit merangkai kata menyimpulkanya…”cinta”. Namun ada yang berkurang seiring waktu datang, hadirnya momongan dan deru seru perjuangan memanggang kehidupan. Mulai sering uring-uringan, senyum mahal sekali di tawarkan, bahkan kata-katanya mulai sering menyayat luka ? Ada apa dengan dia ?? Apakah cinta yang selama ini bersemi mulai layu dimakan usia ?.Mari kita mengangkat bicara. Meneduhkan keluarga dalam naungan petunjuk RasulNya. Tiada kesibukan Rasululloh ada yang menandinginya. Sungguhpun demikian tiada kebahagiaan bersama keluarga besarnya                                                                                                                    yang bisa menyainginya.Tentu ada rahasianya. Para suami,seringlah meminta maaf. Biarpun ndak bersalah apalagi kalau  bersalah. Sekalipun berat di mulai bagi suami akhirnya akan lebih indah terjadi. Para suami,seringlah mendengarkan cerita istri. Kepenatan pekerjaan sehari, kadang butuh luapan emosi untuk di dengarkan kisahnya, untuk melepas segala jenuh dalam ritme rutinitasnya. Biarpun capek sepulang kerja,meskipun ngantuk inginya segera bobok, dengarkanlah. Sedikit tambahkan dengan anggukan, tambahkan senyuman dan sedikit tepukan pundak menabahkan,”Sabar… kebaikan in syaa Alloh yang engkau dapatkan”. Para suami, seringlah memuji istri sebagai pupuk penyubur hubungan. Berapa banyak pujian jujur seorang suami lebih bernilai dari ribuan pemberian kepada istri. Para suami, sirami kebahagian hati istri dengan hadiah. Dengarkan petuah indah dari Rasul teladan,” Salinglah memberi hadiah maka kalian akan saling mencintai “. Semoga sedikit petuah mengantar keluarga kita menuju sakinah !!