LALAT PEMBAWA LAKNAT DAN NIKMAT

LALAT PEMBAWA LAKNAT DAN NIKMAT

Dua orang melakukan perjalanan hingga sampai di suatu jalan menuju tempat yg mereka harus melewatinya. Mereka berdua berhadapan dengan pasukan yang menangkap mereka. Siapapun yang melewati tempat itu ada syaratnya rupanya. Siapapun harus memilih persembahan apapun yang akan di persembahkan untuk sesembahan mereka. Sekalipun hanya seekor LALAT. Kalau tidak mau memberi persembahan maka akan di bunuh. Karena tidak ada kesempatan melepaskan diri,salah satu di antara mereka berusaha mencari persembahan sekalipun lalat. Dan lalat pun bisa di tangkap lalu di serahkan ke sesembahan dihadapan pasukan itu. Ia berpikir apalah arti seekor lalat. Toh,hanya binatang remeh, tidak terlalu di risaukan. Dan ia pun selamat.Sementara yg satunya lagi memilih untuk tidak mengorbankan apapun sekalipun itu hanya seekor lalat. Para pasukan sudah mulai memaksa, sampai akhirnya menyiksa agar mau mempersembahkan. Ia tetap bersikukuh dengan keyakinanya bahwa hakekatnya bukan remehnya lalat yang di korbankan, tapi justru pada subtansi kepada siapa pengorbanan itu di persembahkan. Jika untuk selain Alloh sekecil apapun adalah kesyirikan yang mengundang murka Alloh sekalipun hanyalah lalat. Sekali lagi hanya seekor lalat. Karena tetap menolak orang yang kedua akhirnya di bunuh. Riwayat kisah ini ada dlm hadits yg menyebutkan akhir kesudahanya yg mengorbankan lalat menuai laknat dan dimasukkan neraka atas perbuatanya, sedang yg di bunuh krn menolak mengorbankan lalat menuai nikmat dan di masukan jannah atas perbuatanya. Pelajaran utk kita yg sedang belajar menentukan pilihan bahwa setiap pilihan dan perbuatan ada konsekwensi pertanggungjwaban, dan bukan hanya melihat remehnya hal yg kita lakukan menurut orang kebanyakan. Sekalipun akhirnya harus menderita nan tersiksa mempertahankan sebuah pilihan kebenaran. Kemenangan sesungguhnya ketika seseorang dalam ketaatan kpd Alloh dan RasulNya dan buahnya dibebaskan dari neraka. Semoga Alloh menyelamatkan kita…