Genggam Erat Tanganku Wahai Sahabatku!!

Sahabat

Genggam Erat Tanganku Wahai Sahabatku!!

Terkadang kita memang merasa lebih baik sendiri, karena dengan kesendirian kita bisa lebih menikmati hidup, akan bebas bergerak tanpa takut menyakiti siapapun dan membebani orang lain.

Terkadang kita merasa tidak butuh seorang teman untuk bercerita soal masalah apapun. Karena kita berfikiran, bahwa bercerita pada orang lain takkan menyelesaikan masalah apapun. Mereka hanya penasaran dengan hidup kita tanpa peduli apa yang akan terjadi pada diri kita. Andaikan sahabat yang katanya mau menemani kita sampai kapanpun?? Terkadang tak juga bisa memberi solusi justru kita hanya memberikan beban pikiran kepada dia.

Namun tak selamanya itu benar.

Ada kalanya kita mencari sahabat Surga.
Sahabat yang senantiasa bisa menguatkan dikala lemah.

Memang mereka tidak selalu bisa memberi solusi, namun setidaknya mereka yang mau mendengarkan dan memberi semangat.

Ketika kita berfikiran sendiri saja daripada punya teman.
Coba renungkan, apakah kita sanggup untuk berjuang sendiri??
Siapa yang akan menguatkan kita ketika diri kita ini jauh dari Allah??
Apakah orang tua? Guru? Atau justru Sahabat dekat kita??
Yaa!! Yang akan mengingatkan kita kepada Allah adalah Sahabat kita.
Mereka yang tau masalah dan sifat diri kita.

Untukmu wahai Sahabatku!!
Tolong genggam erat tanganku.
Supaya kita bisa Bersama menuju JanahNya, dan saling menolong dalam berbuat kebaikan serta memperjuangkan Agama Allah ini.

“Hubban Limaanan”

Persahabatan karena Allah
ikatan sahabat lahir batin, yang tulus saling mencintai karena Allah..
“Teman-teman akrab pada hari itu menjadi musuh bagi yang lain, kecuali persahabatan karena Ketaqwaan” (QS 43:67)
Mereka yang selalu mengingatkan akan keimanan dan kesabaran,.
Bukan mereka yang hanya menasehatimu karena urusan dunia, bukan juga mereka yang hanya penasaran dengan urusan pribadimu..

Ingatlah selalu pesan Imam Asy-Syafi’i
“Carilah sahabat yang setia dalam duka. Bukan dalam suka, karena hidupmu senantiasa berputar antara suka dan duka.”

Karena mereka juga yang akan menguatkan kita dalam setiap duka. Dan kenikmatan bagi kita juga ketika memiliki sahabat yang shalih. Karena dia juga bisa memberikan kita syafa’at kelak di Akhirat. Dan juga dia yang akan menguatkan kita dikala futur dan jauh dariNya..
Ingatlah bahwasanya “Hati kita lemah ketika jauh dariNya” maka dari itu carilah sahabat yang menguatkan supaya senantiasa dekat denganNya.

Ingat juga selalu pesan dari Umar ibn Khattab.
“Tidak ada nikmat yang diberikan kepada seorang hamba setelah islam yang lebih baik dari sahabat yang soleh, maka apabila salah seorang dari kalian telah mendapatkan cinta dari sahabat sholehnya, hendaklah ia mengenggamnya dengan kuat”

Sahabat YSN..
Semoga kita senantiasa diberikan sahabat yang Sholeh maupun Sholehah. Supaya ada yang senantiasa menguatkan kita dikala jauh dariNya,, Aamiin